Blog

Para gajah G-20 kubra memufakati arah suasana berarti maksud pemberitahuan, Europe News & Top Stories

NAPLES (REUTERS) – Para gajah forsa serta bumi mulai negara-negara berharta Kelompok 20 (G-20) kubra memufakati kata-kata janji superior alterasi suasana berarti maksud pemberitahuan belakang mereka, kaul Menteri Transisi Ekologi Italia Roberto Cingolani, Jumat (23 Juli). ).

Pertemuan G-20 dipandang demi sikap yg mengambil menjelang permusyawaratan suasana Perserikatan Bangsa-Bangsa, yg dikenal demi COP26, yg berlantas berarti maksud periode 100 yaum dekat Glasgow atas kamar November.

Kegagalan buat memufakati sopan santun yg setingkat menjelang sidang itu probabilitas mau dilihat demi ke-melesetan belah ukuran buat menyejahterakan jalan tengah yg bermaslahat dekat Skotlandia.

Cingolani menandaskan akan pelapor bahwa paruh gajah enggak beroleh memakbulkan duet persoalan yg disengketakan yg waktu ini patut dibahas atas sidang pucuk G-20 dekat Roma atas kamar Oktober.

“Komitmen yg dibuat yaum ini minim isi serta intensi. Sekarang terpulang atas tendas grama serta tadbir G-20 buat menginternir kopi ini atas KTT paruh bos Oktober,” kaul selaput perancang online Avaaz.

Italia mengandung pekerjaan kepala negara bergilir G-20, serta Cingolani, demi pemandu sidang duet yaum itu, menandaskan persidangan sambil China, Rusia serta India pasti terlampau sukar.

Cingolani menandaskan bahwa atas hasilnya China serta India menolak buat memaraf duet titik yg diperebutkan.

Salah satunya ialah menghilangkan sebagai beruntun generator setrum kekuatan kerikil nyala, yg sepenggal agam grama kepingin merapai atas tarikh 2025, tapi jumlah menandaskan enggak barangkali belah mereka.

Yang beda melibat kata-kata sekitar perhinggaan 1,5-2 kursi C atas kejayaan hawa menyeluruh yg ditetapkan sama Perjanjian Paris 2015.

Suhu menyeluruh pertengahan sudah menumpuk bertambah mulai 1 kursi C dibandingkan sambil hawa pembawaan pra-industri yg digunakan sama paruh sarjana serta berkecukupan dekat ruangan buat mendahului perhinggaan kepada 1,5-2 kursi C.

“Beberapa grama kepingin bertambah acap mulai apa pun yg disepakati dekat Paris serta berhajat buat mewatasi hawa atas 1,5 kursi berarti maksud uni dasawarsa, tapi yg beda, sambil perdagangan berbasis karbonium bertambah, menandaskan ayo kita malar berkacak atas apa pun yg disepakati dekat Paris,” kaul Cingolani.

Komunike belakang, yg sewajarnya diterbitkan atas yaum Jumat, barangkali enggak mau dirilis mencapai yaum Sabtu, tambahnya.

Menjelang COP26, paruh perancang bumi berhasrat sidang G-20 mau merentang atas peneguhan intensi suasana, janji anyar atas pembiayaan suasana, serta kenaikan negara-negara yg berkomitmen buat kosong emisi murni atas tarikh 2050.

“G-20 kubra mewujudkannya. Tagline G-20 Italia ialah ‘Rakyat, Planet, Kemakmuran’, tapi yaum ini G-20 mengumpulkan ‘Pencemaran, Kemiskinan, serta Kelumpuhan,’ kaul Avaaz.

Cingolani menandaskan G-20 enggak merancang janji moneter anyar, tapi menaruh bahwa Italia mau meninggikan kapitalisasi iklimnya tunggal buat negara-negara bungsu.

Urgensi krida suasana sudah dibawa berbalik kamar ini sama air pasang melenyapkan dekat Eropa, kebakaran dekat Amerika Serikat serta hawa yg sangat dekat Siberia, tapi negara-negara malar berparak menyapu dengan cara apa memenuhi kecendekiaan garib buat mengambil pemanasan menyeluruh.

Terlepas mulai duet titik ketidaksepakatan, Cingolani menandaskan G-20 sudah meningkat 58 titik pemberitahuan serta bahwa segenap grama sependapat bahwa dekarbonisasi ialah arah yg diperlukan.

“Ini ialah mula-mula kalinya G-20 mewarisi bahwa kecendekiaan suasana serta forsa baku terpaut tegas,” katanya kala ditanya sisi bingkisan mana yg menyimpangkan ia sukai.

“Apa yg terlaksana yaum ini enggak terpikirkan catur kamar terus,” tambahnya.

Menjelang pemberitahuan peres, kepresidenan Italia merilis intisari jalan tengah, dekat lembah bukit kop laksana “yuda menyongsong alterasi suasana,” “forsa murni”, “pembiayaan suasana, “pemeriksaan serta pembangunan” serta “metropolis genius.”

Itu merujuk atas jalan tengah 2009 bahwa negara-negara meningkat patut sambil menyempal US$100 miliar (S$130 miliar) setiap tarikh atas tarikh 2020 berarti maksud kapitalisasi suasana ke negara-negara tertulang, berisi dekat antaranya bergulat sambil naiknya cecair samudra, angin besar, serta kekeringan yg diperburuk sama alterasi suasana.

Target itu lagi belum tersalurkan.

Meskipun sekian, intisari kepresidenan Italia menandaskan bahwa ikat janji itu “malar substansial”, serta terbit “janji buat meninggikan andil setiap tarikh limit 2025”.

Back To Top