Blog

Startup Singapura Terapkan Kecerdasan Buatan Untuk Budidaya Udang

Sebuah startup Singapura menguasai kebolehjadian rekayasa akan kecerdikan kreasi beserta Internet-of-Things setahap kian melantas beserta pernah membentangkan barang apa yg disebutnya “pemecahan iso- tarup” akan petambak udang rebon berarti sikap mula-mula akan “mengonversikan akuakultur sebagai ilmu.”

AquaEasy menetralkan pemecahan yg berpikir oleh pengawasan, peranti repas, beserta beraneka ragam sistem brilian akan mengecek beserta memaksimalkan standar prinsipil akan galang-galang udang rebon, misalnya peringkat larutan, anugerah makanan, beserta evaluasi kebugaran.

Solusinya didasarkan atas kepandaian pengkajian keterangan memanfaatkan kecerdikan kreasi akan mengaplikasikan struktur digital kala ke-21 atas akuakultur usang, yg berniat akan meluak bea beserta efek pembudidaya udang rebon, berjerih payah akan memajukan buatan beserta prediktabilitas, juga mengaplikasikan penerapan akuakultur yg kontinu.

Kontrol akuakultur berbasis cloud jangka terpisah

Prosesnya dimulai oleh pengawasan yg mengabulkan pengukuran yg bernas, lekas, beserta ulet sejak beraneka ragam standar peringkat larutan, keterangan janji jelas yg belakangan diproses sama peranti repas yg dirancang utama oleh konektivitas cloud beserta ada pada segala peranti yg terhubung. Analisis keterangan berbasis kecerdikan kreasi serta menganugerahkan pandangan berkenaan estimasi biomassa beserta ketaknormalan kemajuan udang rebon.

Hal ini mengharuskan kira-kira pengetaman, pengoptimalan anugerah makanan, pencegahan efek kekandasan, administrasi peringkat larutan, juga peninjauan beserta pengendalian jangka terpisah, istilah kongsi, dengan mendokumentasikan bahwa solusinya sejauh ini pernah diterapkan pada galang-galang udang rebon pada Singapura, Indonesia, beserta Vietnam pada mana perdua petambak udang rebon pernah jadi mengadopsinya. opini akan mengendalikan perigi mereka melewati smartphone.

AquaEasy didukung sama kongsi rekayasa Jerman Bosch melewati pembaruan yg terkini diluncurkan beserta kebijakan masa tunas start-up “Grow” yg pernah didirikan berhubungan oleh fisik cara perluasan korporat Badan Pengembangan Ekonomi Singapura EDB New Ventures beserta dibuka atas 28 Juli.

Back To Top